Seni Ekspresionisme Abstrak Eropa
Ekspresionisme Abstrak Eropa pasca-Perang Dunia II menekankan emosi, warna, dan bentuk non-representasional. Seniman seperti Wols dan Pierre Soulages menekankan tekstur, sapuan kuas, dan interaksi cahaya. Seni ini muncul sebagai refleksi trauma perang dan pencarian ekspresi individual. Medium meliputi cat minyak, akrilik, dan kolase. Studi gerakan ini membantu memahami pergeseran dari figuratif ke abstraksi serta hubungan antara psikologi dan estetika.