Seni Postmodernisme

Seni Postmodernisme

Postmodernisme abad ke-20 menekankan eklektisisme, ironi, dan intertekstualitas. Seniman seperti Jeff Koons dan Cindy Sherman menciptakan karya yang menggabungkan referensi budaya, simbolisme populer, dan kritik sosial. Gaya ini menolak monolitisme modernisme dan menekankan pluralitas estetika. Medium meliputi lukisan, patung, fotografi, dan instalasi. Studi Postmodernisme membantu memahami hubungan antara seni, budaya populer, dan kritik sosial kontemporer.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *