Seni Hellenistik
Seni Hellenistik abad ke-4 hingga ke-1 SM menekankan realisme, gerak, dan ekspresi emosional. Patung seperti Laocoön menampilkan detail anatomi, gerak dramatis, dan ekspresi psikologis. Lukisan dan mosaik menekankan perspektif dan narasi. Seni ini menekankan humanisme, individualitas, dan estetika dramatis. Studi seni Hellenistik membantu memahami evolusi klasik Yunani dan pengaruhnya pada seni Romawi.