Seni Post-Minimalis
Post-Minimalis akhir abad ke-20 menekankan materialitas, proses, dan pengalaman penonton. Seniman seperti Eva Hesse menggunakan resin, kabel, dan kain untuk menciptakan karya yang menekankan tekstur dan bentuk organik. Medium meliputi patung, instalasi, dan objek campuran. Seni ini menekankan refleksi proses dan interaksi dengan ruang. Studi Post-Minimalis membantu memahami inovasi artistik, material, dan filosofi kontemporer.