{"id":1803,"date":"2025-12-17T11:55:10","date_gmt":"2025-12-17T11:55:10","guid":{"rendered":"https:\/\/davidmichalek.net\/?p=1803"},"modified":"2025-12-17T11:55:10","modified_gmt":"2025-12-17T11:55:10","slug":"seni-seni-de-stijl","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/davidmichalek.net\/index.php\/2025\/12\/17\/seni-seni-de-stijl\/","title":{"rendered":"Seni Seni De Stijl"},"content":{"rendered":"<h3 data-start=\"2626\" data-end=\"2662\">Seni Seni De Stijl<\/h3>\n<p data-start=\"2663\" data-end=\"3768\">De Stijl muncul di Belanda pada awal abad ke-20, menekankan abstraksi, garis lurus, dan warna primer. Seniman seperti Piet Mondrian dan Theo van Doesburg menciptakan lukisan, desain, dan arsitektur dengan prinsip kesederhanaan, keseimbangan, dan harmonisasi visual. Komposisi geometris digunakan untuk menekankan rasionalitas dan keteraturan visual. Warna primer, hitam, dan putih digunakan untuk menekankan kontras dan kejelasan bentuk. De Stijl menekankan integrasi seni dan kehidupan, menghasilkan karya yang harmonis, abstrak, dan fungsional. Gerakan ini memengaruhi desain grafis, arsitektur, dan interior, menekankan minimalisme dan estetika modern. Teknik presisi, proporsi, dan rasio digunakan untuk menciptakan keselarasan visual. Seni De Stijl membuktikan bahwa bentuk geometris dan warna sederhana dapat menghasilkan ekspresi visual yang kuat, harmonis, dan abstrak. Gerakan ini menunjukkan hubungan antara seni, desain, dan kehidupan sehari-hari, menciptakan karya yang abadi, reflektif, dan inovatif. De Stijl tetap relevan sebagai inspirasi bagi seni dan desain kontemporer di seluruh dunia.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Seni Seni De Stijl De Stijl muncul di Belanda pada awal abad ke-20, menekankan abstraksi, garis lurus, dan warna primer. Seniman seperti Piet Mondrian dan Theo van Doesburg menciptakan lukisan, desain, dan arsitektur dengan prinsip kesederhanaan, keseimbangan, dan harmonisasi visual. Komposisi geometris digunakan untuk menekankan rasionalitas dan keteraturan visual. Warna primer, hitam, dan putih digunakan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-1803","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-uncategorized"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/davidmichalek.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1803","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/davidmichalek.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/davidmichalek.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/davidmichalek.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/davidmichalek.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1803"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/davidmichalek.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1803\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1804,"href":"https:\/\/davidmichalek.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1803\/revisions\/1804"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/davidmichalek.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1803"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/davidmichalek.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1803"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/davidmichalek.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1803"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}