{"id":3309,"date":"2026-04-29T12:29:51","date_gmt":"2026-04-29T12:29:51","guid":{"rendered":"https:\/\/davidmichalek.net\/?p=3309"},"modified":"2026-04-29T12:29:51","modified_gmt":"2026-04-29T12:29:51","slug":"seni-kaca-patri-pada-gereja-gotik","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/davidmichalek.net\/index.php\/2026\/04\/29\/seni-kaca-patri-pada-gereja-gotik\/","title":{"rendered":"Seni Kaca Patri pada Gereja Gotik"},"content":{"rendered":"<h2 data-section-id=\"mg1v5k\" data-start=\"3276\" data-end=\"3318\">Seni Kaca Patri pada Gereja Gotik<\/h2>\n<p data-start=\"3319\" data-end=\"4032\">Kaca patri adalah seni menyusun potongan kaca berwarna yang disambungkan dengan timah untuk membentuk gambar, biasanya digunakan pada jendela gereja Gotik. Seni ini berkembang di Eropa abad pertengahan dan berfungsi sebagai media visual cerita religius. Cahaya matahari yang menembus kaca menciptakan efek warna yang dramatis di dalam ruangan. Gambar yang dibuat sering menggambarkan kisah Alkitab, santo, dan simbol keagamaan. Proses pembuatannya sangat rumit karena setiap potongan kaca harus dipotong dan dirakit dengan presisi. Kaca patri tidak hanya berfungsi dekoratif, tetapi juga edukatif bagi masyarakat yang tidak bisa membaca. Hingga kini, seni ini tetap digunakan dalam arsitektur religius dan modern.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Seni Kaca Patri pada Gereja Gotik Kaca patri adalah seni menyusun potongan kaca berwarna yang disambungkan dengan timah untuk membentuk gambar, biasanya digunakan pada jendela gereja Gotik. Seni ini berkembang di Eropa abad pertengahan dan berfungsi sebagai media visual cerita religius. Cahaya matahari yang menembus kaca menciptakan efek warna yang dramatis di dalam ruangan. Gambar [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-3309","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-uncategorized"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/davidmichalek.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3309","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/davidmichalek.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/davidmichalek.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/davidmichalek.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/davidmichalek.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3309"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/davidmichalek.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3309\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3310,"href":"https:\/\/davidmichalek.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3309\/revisions\/3310"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/davidmichalek.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3309"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/davidmichalek.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3309"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/davidmichalek.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3309"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}