{"id":3542,"date":"2026-04-29T12:43:18","date_gmt":"2026-04-29T12:43:18","guid":{"rendered":"https:\/\/davidmichalek.net\/?p=3542"},"modified":"2026-04-29T12:43:18","modified_gmt":"2026-04-29T12:43:18","slug":"seni-lukis-encaustic-yunani-kuno","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/davidmichalek.net\/index.php\/2026\/04\/29\/seni-lukis-encaustic-yunani-kuno\/","title":{"rendered":"Seni Lukis Encaustic Yunani Kuno"},"content":{"rendered":"<h2 data-section-id=\"p85w1b\" data-start=\"107\" data-end=\"149\">Seni Lukis Encaustic Yunani Kuno<\/h2>\n<p data-start=\"150\" data-end=\"914\">Encaustic adalah teknik lukisan kuno yang menggunakan lilin lebah panas yang dicampur dengan pigmen warna. Teknik ini sudah digunakan sejak Yunani dan Romawi kuno, terutama untuk potret pemakaman yang ditemukan di wilayah Fayum, Mesir. Lukisan dibuat dengan cara mengoleskan lilin cair ke permukaan kayu atau kanvas, lalu dibentuk menggunakan alat panas. Hasilnya memiliki warna yang kaya, tahan lama, dan bertekstur unik. Seni ini mampu bertahan ribuan tahun karena sifat lilin yang melindungi pigmen dari kerusakan. Potret encaustic terkenal karena realisme wajah manusia yang sangat detail. Teknik ini menunjukkan kemampuan tinggi seniman kuno dalam eksperimen material. Hingga kini, encaustic kembali digunakan oleh seniman modern sebagai teknik eksperimental.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Seni Lukis Encaustic Yunani Kuno Encaustic adalah teknik lukisan kuno yang menggunakan lilin lebah panas yang dicampur dengan pigmen warna. Teknik ini sudah digunakan sejak Yunani dan Romawi kuno, terutama untuk potret pemakaman yang ditemukan di wilayah Fayum, Mesir. Lukisan dibuat dengan cara mengoleskan lilin cair ke permukaan kayu atau kanvas, lalu dibentuk menggunakan alat [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-3542","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-uncategorized"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/davidmichalek.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3542","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/davidmichalek.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/davidmichalek.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/davidmichalek.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/davidmichalek.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3542"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/davidmichalek.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3542\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3543,"href":"https:\/\/davidmichalek.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3542\/revisions\/3543"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/davidmichalek.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3542"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/davidmichalek.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3542"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/davidmichalek.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3542"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}