{"id":3935,"date":"2026-07-31T05:22:21","date_gmt":"2026-07-31T05:22:21","guid":{"rendered":"https:\/\/davidmichalek.net\/?p=3935"},"modified":"2026-07-31T05:22:21","modified_gmt":"2026-07-31T05:22:21","slug":"seni-gerabah-dan-perjalanan-budaya-manusia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/davidmichalek.net\/index.php\/2026\/07\/31\/seni-gerabah-dan-perjalanan-budaya-manusia\/","title":{"rendered":"Seni Gerabah dan Perjalanan Budaya Manusia"},"content":{"rendered":"<h2 class=\"PDq2pG_selectionAnchorContainer\" data-section-id=\"96k4qh\" data-start=\"4789\" data-end=\"4849\">Seni Gerabah dan Perjalanan Budaya Manusia<\/h2>\n<p data-start=\"4850\" data-end=\"5564\">Seni gerabah merupakan karya seni yang dibuat dari tanah liat melalui proses pembentukan dan pembakaran. Sejak zaman dahulu, gerabah digunakan oleh berbagai masyarakat sebagai benda kebutuhan sekaligus simbol budaya. Seniman gerabah menciptakan berbagai bentuk seperti wadah, hiasan, dan karya dekoratif. Teknik pembuatannya membutuhkan pemahaman tentang tekstur tanah, suhu pembakaran, dan proses finishing. Keunikan gerabah terlihat dari bentuk sederhana yang memiliki nilai artistik. Banyak karya gerabah menggambarkan identitas daerah pembuatnya melalui motif dan desain tertentu. Seni ini menunjukkan bagaimana manusia memanfaatkan sumber alam untuk menciptakan benda yang memiliki fungsi sekaligus keindahan.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Seni Gerabah dan Perjalanan Budaya Manusia Seni gerabah merupakan karya seni yang dibuat dari tanah liat melalui proses pembentukan dan pembakaran. Sejak zaman dahulu, gerabah digunakan oleh berbagai masyarakat sebagai benda kebutuhan sekaligus simbol budaya. Seniman gerabah menciptakan berbagai bentuk seperti wadah, hiasan, dan karya dekoratif. Teknik pembuatannya membutuhkan pemahaman tentang tekstur tanah, suhu pembakaran, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-3935","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-uncategorized"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/davidmichalek.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3935","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/davidmichalek.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/davidmichalek.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/davidmichalek.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/davidmichalek.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3935"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/davidmichalek.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3935\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3936,"href":"https:\/\/davidmichalek.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3935\/revisions\/3936"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/davidmichalek.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3935"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/davidmichalek.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3935"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/davidmichalek.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3935"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}