{"id":450,"date":"2025-09-30T12:12:44","date_gmt":"2025-09-30T12:12:44","guid":{"rendered":"https:\/\/davidmichalek.net\/?p=450"},"modified":"2025-09-30T12:12:44","modified_gmt":"2025-09-30T12:12:44","slug":"seni-kaca-patri","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/davidmichalek.net\/index.php\/2025\/09\/30\/seni-kaca-patri\/","title":{"rendered":"Seni Kaca Patri"},"content":{"rendered":"<p><strong data-start=\"1185\" data-end=\"1236\">Seni Kaca Patri<\/strong><br data-start=\"1236\" data-end=\"1239\" \/>Kaca patri adalah seni menghias kaca dengan potongan berwarna dan lead strip untuk membentuk pola atau gambar. Teknik ini digunakan di gereja, bangunan publik, dan karya dekoratif untuk menghadirkan cahaya yang dramatis dan warna yang memukau. Seniman kaca patri merancang sketsa, memotong kaca sesuai pola, dan menyatukan potongan dengan lead strip, lalu menyolder untuk menghasilkan karya permanen. Motif bisa berupa religius, geometris, atau naratif, menekankan estetika dan simbolisme. Penikmat seni menghargai kaca patri karena efek cahaya yang dinamis, keindahan warna, dan keterampilan teknis tinggi yang dibutuhkan. Seni ini tetap relevan karena memadukan tradisi, teknik, dan estetika visual, menghadirkan karya yang menarik dari sisi fungsional dan artistik. Keberhasilan karya diukur dari keselarasan warna, presisi teknik, dan kekuatan visual yang dihasilkan. Kaca patri menunjukkan kombinasi seni, cahaya, dan simbolisme, menciptakan medium yang memikat dan abadi dalam ruang publik maupun pribadi.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Seni Kaca PatriKaca patri adalah seni menghias kaca dengan potongan berwarna dan lead strip untuk membentuk pola atau gambar. Teknik ini digunakan di gereja, bangunan publik, dan karya dekoratif untuk menghadirkan cahaya yang dramatis dan warna yang memukau. Seniman kaca patri merancang sketsa, memotong kaca sesuai pola, dan menyatukan potongan dengan lead strip, lalu menyolder [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-450","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-uncategorized"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/davidmichalek.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/450","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/davidmichalek.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/davidmichalek.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/davidmichalek.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/davidmichalek.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=450"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/davidmichalek.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/450\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":451,"href":"https:\/\/davidmichalek.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/450\/revisions\/451"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/davidmichalek.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=450"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/davidmichalek.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=450"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/davidmichalek.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=450"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}