Seni Stained Glass dan Cahaya Berwarna
Stained glass adalah seni menggunakan potongan kaca berwarna untuk menciptakan gambar atau pola, sering diaplikasikan pada jendela gereja atau bangunan publik. Seniman seperti Louis Comfort Tiffany memanfaatkan media ini untuk menghasilkan efek cahaya dan warna yang dramatis. Teknik ini memerlukan pemotongan kaca, penyusunan, dan pengelasan timah untuk menjaga bentuk dan stabilitas. Kekuatan media ini terletak pada interaksi cahaya dan warna, menciptakan pengalaman visual yang berubah seiring waktu dan intensitas cahaya. Stained glass dapat digunakan dalam instalasi kontemporer maupun arsitektur klasik. Seni ini menggabungkan estetika, teknik, dan efek atmosferik, menjadikannya media ekspresif dan abadi.