Seni Ekspresionisme Jerman

Seni Ekspresionisme Jerman

Ekspresionisme Jerman awal abad ke-20 menekankan emosi, distorsi visual, dan kritik sosial. Pelukis seperti Ernst Ludwig Kirchner dan Emil Nolde menampilkan figur dan lanskap dengan garis tegas, warna intens, dan perspektif dramatis. Seni ini muncul sebagai respon terhadap industrialisasi dan kondisi politik. Fokus pada pengalaman subyektif dan simbolisme psikologis memengaruhi sastra, teater, dan seni visual. Studi Ekspresionisme membantu memahami hubungan antara seni, psikologi, dan masyarakat modern.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *