Pameran Seni Berbasis Representasi Ketidaksempurnaan
Pameran seni berbasis representasi ketidaksempurnaan menampilkan karya dengan cacat visual yang disengaja. Seniman merayakan kesalahan dan ketidakteraturan. Kurator menata pameran tanpa upaya menyamarkan kekurangan karya. Pameran ini mengajak pengunjung menerima ketidaksempurnaan sebagai nilai estetis. Seni menjadi pengingat bahwa keindahan hadir dalam kejujuran.